Pascasarjana UNSOED, Sebuah Kontribusi Multidisplin Ilmu bagi Masyarakat

[Unsoed.ac.id, Jum,13/01/17] Tidak hanya fokus dalam pengembangan disiplin ilmu secara linear atau monodisiplin, UNSOED juga terus meningkatkan kualitas dan kapasitasnya sebagai institusi penyelenggara pendidikan multidisiplin, mengingat akan strategisnya hal tersebut.  Hal ini diungkapkan oleh Direktur Pascasarjana UNSOED, Prof. Totok Agung, Ph.D. “Peranan dan kontribusi program studi multidisiplin dalam pengembangan ilmu pengetahuan sangat penting, karena sifatnya yang lintas bidang sehingga lebih bersifat holistik dan komprehensif,“ ungkapnya. Melalui kontribusi tersebut, maka UNSOED semakin menegaskan diri sebagai perguruan tinggi yang berpihak pada kebutuhan masyarakat, khususnya pengembangan sumberdaya perdesaan yang merupakan potret terbesar di republik ini.

Ditambahkan Prof. Totok, kekhasan inilah yang kemudian diharapkan mampu memecahkan permasalahan-permasalahan yg dihadapi dlm kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang tentunya bersifat multidimensional. Lebih lanjut diutarakannya, fakta menunjukkan bahwa tidak ada permasalahan dalam kehidupan masyarakat yang dapat dipecahkan oleh satu bidang ilmu. “ Oleh karena itu pengembangan ilmu pengetahuan dan  pendekatan multi disiplin dipandang  lebih sesuai untuk memecahkan persoalan-persoalan yang ada dan kita mempersiapkan alumni yang memiliki kompetensi tersebut, ungkap sosok yang pernah dinobatkan menjadi salah satu inovator terbaik Indonesia.

Mengawali hanya dengan satu program multidisplin, yakni magister ilmu lingkungan, selama dua tahun kepemimpinannya Prof. Totok bersama dua wakilnya, yakni Dr. Rer.nat Imam Widihono dan Dr. Rili Windiasih telah berhasil menelurkan sejumlah program studi baru, yakni Agribisnis, Bioteknologi sera Penyuluhan Pertanian/Pemberdayaan Masyarakat. Tidak hanya itu, meski tidak lagi membawahi program studi monodisiplin, Program Pascasarjana turut andil berperan dalam memfasilitasi lahirnya sejumlah program studi baru di bawah fakultas, seperti Magister Ilmu Pangan dan Magister Ilmu Komunikasi yang sama-sama akan menerima mahasiswa baru pada tahun 2017 ini. Namun, tidak ingin berhenti sampai di situ,   ke depan dan diharapkan tidak dalam waktu yang terlalu lama, akan juga dikembangkan program-program studi multidisiplin yg berkaitan dengan isu-isu strategis nasional dan internasional, seperti doktor ilmu lingkungan dan magister kajian gender serta ketahanan nasional.