Direktur Program Pascasarjana

Prof. Ir. Totok Agung DH, M.P,Ph.D

Wakil Direktur I Bid. Akademik

Dr.rer.nat. Imam Widhiono, M.S.

Wakil Direktur II Bid. Umum & Keuangan

Dr. Rili Windiasih, M.Si

Koprodi S2 Ilmu Lingkungan

Prof. Imam Santosa

Koprodi S2 Penyuluhan Pertanian

Dr. Sugiarto

Koprodi S2 Bioteknologi Pertanian

Dr. Ir. Sri Rahayu, M.Si

Koprodi S2 Agribisnis

Dr. Ir. Suyono, M.S

Koprodi S2 Ilmu Administrasi

Dr. Slamet Rosyadi, S.Sos. M.Si.

Koprodi S2 Biologi

Dr. Oedjijono

Koprodi S2 Ilmu Ekonomi

Dr. Abdul Aziz Akhmad

Koprodi S2 Manajemen

Achmad Sudjadi, Ph.D

Koprodi S2 Peternakan

Dr. Moch. Bata

Koprodi S2 Sosiologi

Koprodi S2 Sosiologi

Koprodi S2 Industri Sumberdaya Hayati Kelautan

Koprodi S2 Industri Sumberdaya Hayati Kelautan

Koprodi S2 Ilmu Hukum

Dr. Noor Aziz Said

Roadshow Pascasarjana UNSOED ke Banjarnegara

[Unsoed.ac.id, Rab, 24/5/17] Bertempat di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (24/5) berlangsung kegiatan sosialisasi pendidikan pascasarjana.  Kegiatan ini merupakan rangkaian roadshow yang telah diprogramkan oleh Program Pascasarjana UNSOED. “ Kita ingin memperluas kesempatan masyarakat yang hendak melanjutkan studi di UNSOED, khususnya untuk jenjang magister maupun doktor, “ ungkap Dian Bestari, M.I.Kom dari Tim Promosi Pascasarjana UNSOED.  Ditambahkan Dian, dengan pendidikan yang berkualitas, diharapkan akan  melahirkan lulusan yang berkapasitas dan dapat berkontribusi dalam berbagai peran di masyarakat. “Khusus bagi UNSOED yang punya kekhasan di bidang perdesaan, maka lulusannya tentunya akan memiliki kecakapan tersendiri dalam mengembangkan potensi yang ada di daerah dan mampu menjadikannya sebagai keunggulan yang khas, “ papar Dian, yang juga dosen Teknik Kehumasan di  Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNSOED.

Sebagai narasumber pada kegiatan ini adalah Prof. Imam Santoso (Ilmu Lingkungan), Dr. Sri Rahayu (Bioteknologi Pertanian), Dr. Bintang Marhaeni (Sumberdaya Akuatik) , Dr. Istiqomah (Ilmu Ekonomi) dan Nanang Martono, Ph.D (Sosiologi).  Tidak hanya itu, hadir juga alumni dari Program Magister Ilmu Ekonomi, Singgih Wijaksena yang baru saja menyelesaikan studinya dan merupakan lulusan terbaik.  Singgih mengungkapkan, bahwa pendidikan pascasarjana di UNSOED memiliki sistem akademik dan dosen pembimbing yang menunjang mahasiswa untuk dapat menyelesaikan tepat waktu bahkan lebih cepat dari itu.  Sejumlah pertanyaan mengemuka dari para peserta, yang kebanyakan  adalah para pegawai dari berbagai organisasi perangkat daerah yang ada di Kabupaten Banjarnegara, seperti akreditasi,  biaya pendidikan dan proses belajar di pascasarjana. “Untuk tahun ini, pendaftaran dilaksanakan secara online melalui laman http://spmb.pasca.unsoed.ac.id hingga  31 Juli 2017 mendatang, seleksi pada pekan kedua bulan Agustus dan pengumuman penerimaan akan ditetapkan pada akhir Agustus, “ jelas Dian.  Ditambahkannya, UNSOED membuka sejumlah program studi baru untuk jenjang magister,  baik multidisiplin dan monodisiplin.  “ Untuk yang multidisiplin, ada program  studi Bioteknologi Pertanian,  Agribisnis dan Penyuluhan Pertanian/Pemberdayaan Masyarakat. Sedangkan untuk yang monodisiplin,  kita punya Ilmu Pangan, Kenotariatan, Sumberdaya Akuatif, Sosiologi  dan Ilmu Komunikasi , “ pungkasnya.

Sumber : unsoed.ac.id

Pelepasan 42 Calon Wisudawan Pascasarjana Periode Mei 2017

[unsoed.ac.id, Sen, 22/05/17] Sebanyak 42 calon wisudawan Program Pascasarjana Universitas Jenderal Soedirman mengikuti acara pelepasan, Minggu (21/5). Mereka akan mengikuti wisuda periode Mei 2017 bertajuk “Wisuda Pascasarjana ke-57, Profesi ke-40, Sarjana ke-125, dan Diploma Tiga ke-104”, yang akan diselenggarakan pada Senin, 22 Mei 2017.  Rincian wisudawan terdiri dari Ilmu Peternakan 3 orang, Ilmu Lingkungan 1 orang, Ilmu Biologi 4 orang, Ilmu Ekonomi 7  orang, Manajemen 7 orang, Akuntansi 6 orang, Ilmu Hukum 7 orang, dan Ilmu Administrasi 7 orang. Pada Periode ini untuk predikat Dengan Pujian/Cumlaude sebanyak 5 orang dan Sangat Memuaskan sebanyak 18 orang serta Memuaskan 19 orang.

Tercatat sebagai predikat wisudawan dengan IPK tertinggi yaitu Ir. Singgih Wijaksana, ME dengan IPK 3,97 (Program Studi S2 Ilmu Ekonomi). Beliau juga merupakan wisudawan lulus dengan masa studi tercepat, masa studi 1 tahun, 6 bulan. Sedangkan Riska Febriana Putri, ME (Program Studi S2 Ilmu Ekonomi) sebagai lulusan termuda dengan usia 23 tahun.

Acara penglepasan yang bertempat di Ruang Cempaka Gedung Pascasarjana Unsoed, mulai pukul 09.00 sampai dengan 12.00 WIB dihadiri oleh Wakil Direktur 1 & 2 Pascasarjana, Ketua & Sekretaris Program Studi S2, Anggota Komisi Program Studi, Ketua Keluarga Alumni Unsoed, Ketua Keluarga Alumni Pascasarjana Unsoed (KAPAS) beserta jajaran pengurus, dan calon wisudawan.

Direktur Program Pascasarjana Unsoed Prof. Ir. Totok Agung Ph.D dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses kepada para calon wisudawan yang telah menyelesaikan studi pada jenjang S2 di Program Pascasarjana Unsoed. Kegiatan pelepasan kali ini dirangkai dengan pembekalan, dan pelantikan pengurus KAPAS periode 2017-2021. Menurut beliau, pembekalan perlu dilaksanakan karena tiga hal Pertama, ingin membangun jiwa Korsa, Kedua, untuk menanamkan nilai-nilai Kesoedirmanan (Jujur, Peduli, dan Pantang Menyerah), dan Ketiga, bermanfaat bagi bangsa. Mengakhiri sambutan beliau berharap semoga ilmu yang telah didapatkan untuk dimanfaatkan dan terus dapat dikembangkan pada bidang dan tugas masing-masing serta lebih sukses baik dalam berkarya maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Materi pembekalan tentang pelayanan prima disampaikan oleh Ir. Agus Subagiyo, M.Si (Wakil Bupati Wonosobo).

Dilanjutkan dengan pelantikan pengurus KAPAS periode 2017-2021, oleh Direktur Program Pascasarjana Prof. Ir. Totok Agung DH, Ph.D.

Direktur Program Pascasarjana, bersama Wakil Direktur 2 Pascasarjana menyerahkan Piagam Penghargaan bagi wisudawan dengan predikat Cumlaude dan lulus tercepat. Dilanjutkan dengan penyerahan piagam kepada seluruh calon wisudawan Program Pascasarjana.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan kartu anggota Keluarga Alumni Pascasarjana Unsoed (KAPAS) secara simbolis oleh Dr. Drs Hananto Prasetyo, SH.MH kepada perwakilan wisudawan.

Maju Terus Pantang Menyerah!

Sumber : unsoed.ac.id

Pascasarjana FISIP Gelar Kuliah Umum Ulas Sosiologi Kepemimpinan Politik

[unsoed.ac.id, Sel, 18/04/17] Bertempat di Ruang Sidang Jurusan Hubungan Internasional, Sabtu (15/4), Program Pascasarjana Fisip mengadakan kuliah umum dengan menghadirkan Dr. Wisnu Suhardono. Putra asli Banyumas  yang lahir di Dusun Kalirajut, Desa Notog Kecamatan Patikraja ini, selain sebagai Dewan Penyantun Unsoed juga sebagai pengusaha nasional dan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, menyampaikan materi Sosiologi Kepemimpinan Politik. Hadir dalam acara ini Wakil Rektor Bidang IV Dr. Sigit Wibowo DN, MM., Asisten Direktur I dan II Program Pascasarjana Unsoed, jajaran Dekanat FISIP Unsoed, staf pengajar FISIP serta mahasiswa program S2 dan S1.

Dekan FISIP Dr. Ali Rokhman dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih atas kehadiran pembicara yang telah berkenan meluangkan waktunya untuk memberikan kuliah umum  saat ini, juga kesediaan beliau menjadi dosen tamu yang akan rutin memberikan kuliah di Program Magister Ilmu Administrasi FISIP Unsoed. “Diharapkan materi yang merupakan gabungan dari pengalaman praktis dan teoritis dari dunia politik dan ekonomi beliau, dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan mahasiswa”, tegasnya. Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang IV yang hadir mewakili Rektor Unsoed, yang menyampaikan bahwa antara teori dan praktek sering ditemukan bias, dengan demikian kehadiran Dr. Wisnu Suhardono yang merupakan praktisi dunia politik dan ekonomi serta pendidikan yang mumpuni, diharapkan dapat meningkatkan keluasan pemahaman dan berpikir mahasiswa dalam mengembangkan ilmu yang dipelajarinya.

Mengawali paparannya, pembicara menyampaikan bahwa kepemimpinan diperlukan mulai organisasi terkecil, makin besar organisasi makin besar pula kepemimpinan yang diperlukan. Kepemimpinan diperlukan untuk menjaga ketertiban dan keteraturan baik dalam bidang politik, ekonomi dan social budaya. Faktor utama keberhasilan kepemimpinan adalah kemampuan merumuskan dan mewujudkan visi dan misi calon pemimpin yang didasarkan pada kemampuan sumberdaya yang dimiliki. Disampaikan bahwa “Saat ini jauh lebih buruk daripada orde baru, orde reformasi yang bertujuan memperbaiki kekurangan-kekurangan orde baru, ternyata hingga 19 tahun berjalan belum membawa perbaikan yang signifikan”, tegasnya. Contohnya demokrasi, syarat demokrasi berjalan dengan baik adalah pendapatan masyarakat dan pendidikan minimal masyarakat, namun saat ini siapa yang kaya bisa dengan mudah jadi pemimpin tanpa melihat kualitasnya, akibatnya korupsi yang melibatkan kepala daerah dan anggota dewan merajalela. “Kriteria utama seorang calon pemimpin adalah karakter, kapasitas dan integritas. Ketiganya merupakan satu kesatuan yang harus dimiliki oleh seorang calon pemimpin, dengan ketiga kriteria tersebut diharapkan akan melahirkan kepemimpinan yang memiliki sikap obyektifitas, profesionalitas dan proporsionalitas yang tinggi,  tidak seperti kondisi saat ini,” jelasnya.

Maju Terus Pantang Menyerah!

Sumber : http://unsoed.ac.id

SPMB ONLINE

PENDAFTARAN MHS BARU

PENDAFTARAN WISUDA

REGISTRASI CALON MAHASISWA BARU

PEMBAYARAN SPP & REGISTRASI

BEASISWA

Koprodi S3 Ilmu Pertanian & S2 Agronomi

S3_Pert

Koprodi S3 Ilmu Manajemen

DIM

Koprodi S3 Ilmu Biologi

bio_S3

Koprodi S3 Ilmu Peternakan

S3_Pt

Koprodi S2 Ilmu Pangan

Dr. Karseno

USER LOGIN