Home » 2012 » February

Monthly Archives: February 2012

Delegasi Program Studi S2 Administrasi Publik UNSOED pada Simposium Nasional Ilmuwan Administrasi Negara

Oleh sahli.humas (Sel, 14/02/2012 – 12:00) Dosen dan mahasiswa Program Magister Ilmu Administrasi (MAP) telah mengikuti Simposium Nasional Asosiasi Ilmuwan Adminsitrasi Negara (SIMNAS ASIAN) ke 2 yang telah berlangsung di Univesitas Slamet Riyadi Surakarta pada tanggal 10-12 Pebruari 2012. Simposium ini bertema ETIKA ADMINISTRASI NEGARA SEBAGAI FONDASI NEGARA YANG KUAT dibagi dalam tiga sub tema yakni reformasi birokrasi, kebijakan publik, dan manajemen potensi daerah. Program MAP mengirimkan delegasi dengan jumlah anggota terbanyak yakni 32 orang terdiri dari delapan orang staf pengajar dan 22 orang mahasiswa. Total paper  yang dipresentasikan dalam simposium tersebut sebanyak 70 paper sedangkan paper yang dipresentasikan oleh delegasi MAP sebanyak 22 paper. Sehingga simposium tersebut sangat terasa didominasi oleh peserta dari MAP Unsoed. Partisipasi dosen dan mahasiswa MAP dalam simposium nasional tersebut bukanlah yang pertama kali. Tahun kemarin juga telah mengirimkan dosen dan mahasiswanya menjadi pemakalah ke beberapa seminar nasional dan internasional, di antaranya seminar internasional di Ateneo de Manila University, Filipina. Keikutsertaan mahasiswa sebagai pemakalah dalam berbagai seminar ini menjadi nilai tambah tersendiri karena secara tidak langsung proses pembelajaran melibatkan para pakar dan kolega ilmuwan yang sebidang dari universitas lain baik dalam negeri maupun luar negeri. Dengan proses seperti ini diharapkan lulusan MAP tidak hanya menjadi jago kandang tapi siap bersaing secara global. Disamping keikutsertaan dalam seminar, program MAP juga telah menindaklanjuti Surat Edaran Dirjend Dikti mengenai kewajiban untuk publikasi tesis pada jurnal ilmiah nasional. Hal ini telah diputuskan dalam rapat Komisi Program Studi , mahasiswa yang mengajukan ujian tesis harus melampirkan dokumen yang menyebutkan bahwa tesis mahasiswa yang bersangkutan telah disubmit ke jurnal dan dinyatakan siap untuk dimuat. Semua langkah ini sebagai manifestasi penjaminan mutu program studi yang telah diberi kepercayaan oleh BAN-PT mendapatkan nilai akreditasi A.

Sumber: http://unsoed.ac.id

Program S2 Ilmu Peternakan UNSOED Berhasil Raih Akreditasi A

[unsoed.ac.id, Rab,8/2/12] Kredibilitas UNSOED kembali terbukti, kali ini melalui keberhasilan Program Studi S2 Ilmu Peternakan meraih Akreditasi A dari BAN-PT Akhir Desember beberapa waktu lalu.  Akreditasi ini berdasarkan evaluasi BAN-PT dan visitasi assesor BAN-PT pada bulan September 2011.  Keberhasilan ini tidak lepas dari peran dari berbagai pihak.

Ditemui di ruangannya Ketua Program Studi S2 Ilmu Peternakan Dr.sc.agr. Ir. Muhamad Bata, MS mengungkapkan bahwa proses persiapan akreditasi Program Studi S2 Ilmu Peternakan dimulai berdasarkan hasil dari Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) yang dilakukan oleh Tim LP3K.  Masukan yang diberikan oleh LP3K kemudian dijadikan dasar untuk menyusun langkah-langkah strategis persiapan dan pelaksanaan akreditasi.  Kekurangan-kekurangan yang menjadi catatan pun segera diperbaiki dan dilengkapi.  Prodi S2 Ilmu Peternakan membentuk tim kecil yang beranggotakan 4 orang dibantu dengan staff administrasi.  Tim ini diketuai oleh Pak Bata.

Faktor-faktor yang menurut Pak Bata menjadikan S2 Ilmu Peternakan meraih Akreditasi A adalah diantaranya kualitas sumber daya manusia yang memenuhi syarat, riset-riset nasional dan internasional yang terus dilakukan diikuti pengabdian kepada masyarakat, serta adanya project-project yang melibatkan tenaga akademik S2 Ilmu Peternakan baik dalam maupun luar negeri.  Jumlah mahasiswa S2 Ilmu Peternakan angkatan 2011 juga cukup besar yaitu sekitar 30 orang, padahal tahun-tahun sebelumnya hanya berkisar 8 orang atau di bawah 15 orang.  “Hal ini tampaknya dampak dari Beasiswa Unggulan, Kerjasama Luar Negeri, dan Program Fasttrack”, demikian lanjut Pak Bata.

Dukungan berbagai pihak juga sangat menentukan dalam proses akreditasi S2 Ilmu Peternakan.  “Dukungan alumni dan stakeholder sangat luar biasa, mereka hadir di sini pada saat visitasi akreditasi”, demikian kata Pak Bata.

Akreditasi A yang diraih oleh Program Studi S2 Ilmu Peternakan merupakan suatu penghargaan, oleh karena itu tidak akan di sia-siakan.  “Catatan-catatan selama proses akreditasi akan kami tindaklanjuti agar dapat bertahan bahkan terus meningkat”, demikian kata Pak Bata.  Di antara catatan tersebut adalah perlunya mahasiswa asing yang studi di S2 Ilmu Peternakan dan perlu adanya Visiting Profesor (Profesor Fakultas Peternakan yang diminta mengajar S2 di Perguruan Tinggi lain).

Dengan akreditasi ini Pak Bata juga berharap agar menjadi pemicu bagi program S1 dan D3 untuk segera menyusul mendapat akreditasi A.

Selamat Program Studi S2 Ilmu Peternakan, Maju Terus Pantang Menyerah!(HP)

Sumber: http://unsoed.ac.id

Magister Administrasi Publik Program Pascasarjana UNSOED Raih Akreditasi A

[unsoed.ac.id, Sel, 31/1/12] Program Pascasarjana Magister Administrasi Publik (MAP) Universitas Jenderal Soedirman mendapat akreditasi A dari BAN-PT, Januari 2012. Keberhasilan MAP UNSOED mendapatkan akreditasi A rupanya sangat dipengaruhi kekompakan semua pihak di MAP baik Pengelola, Dosen, alumni, maupun stakeholder, kelengkapan persyaratan borang yang disiapkan, serta kesiapan MAP pada saat visitasi.

Ketua Program MAP UNSOED, Ali Rokhman, Ph.D mengungkapkan bahwa proses akreditasi seperti biasa dilakukan dengan pengisian borang yaitu borang Prodi, borang pengelola, dan borang evaluasi diri beserta lampiran-lampirannya.  “Setelah pengisian borang baru ada kepastian dan layak untuk divisitasi oleh assesor” demikian kata Pak Ali Rokhman.  Keberhasilan akreditasi yang diraih MAP, sebagaimana disampaikan oleh Ali Rokhman, Ph.D sangat ditentukan oleh kekompakan dan dukungan berbagai pihak.  Pada saat assesor melakukan visitasi misalnya, alumni, stakeholder, bahkan dosen yang sedang menempuh pendidikanpun semuanya datang dan siap di MAP.  “Bahkan kami semua siap dalam penyambutan.  “Kita seperti sedang punya ‘gawe’ besar.  Kita mendapat informasi banyak dari Prof. Dr. Israwan Setyoko sehingga kita mengusahakan agar poinnya bisa empat di setiap hal yang maksimal” demikian lanjut Ali Rokhman, Ph.D

Dr. Slamet Rosyadi, salah seorang dosen MAP dikesempatan yang sama mengatakan bahwa faktor lain yang mungkin menjadikan MAP terakreditasi A adalah kerjasama luar negeri dan publikasi ilmiah.  Sebagaimana yang telah dilakukan, Mahasiswa MAP aktif mengikuti seminar internasional dan seminar nasional, tidak hanya itu, mahasiswa MAP UNSOED juga menjadi presenter bukan sekedar peserta.  “Terakhir beberapa waktu lalu 4 orang mahasiswa mengikuti Seminar Internasional di Manila, Filipina” demikian kata Dr. Slamet Rosyadi.  Mahasiswa MAP UNSOED dalam perkuliahannya juga diwajibkan untuk membaca buku dan jurnal internasional, disamping didukung untuk menulis di media masa.

Hal lain yang sangat menentukan dalam akreditasi MAP UNSOED adalah kesiapan semua lampiran borang.  Sekretaris MAP UNSOED, Drs Swastadharma, M.Si mengungkapkan bahwa pengumpulan semua syarat dilakukan secara maksimal, bahkan menghubungi sendiri pihak-pihak yang diperlukan.  Dokumen yang dibutuhkan terbagi menjadi sekitar 16an item.  “Kami pilah-pilah yang bisa kami kumpulkan dulu, dari yang termudah bahkan sampai yang tersulit” demikian ungkap Pak Swastadharma.  Pak Swastadharma dalam rangka pengumpulan dokumen tersebut bahkan tak segan-segan berangkat sendiri, bolak-balik sendiri mengurus semuanya.

Alumni MAP UNSOED juga sangat mendukung proses ini.  Tempat dan jarak yang jauh tak menghalangi mereka untuk datang pada saat visitasi akreditasi.  Hal ini terwujud karena hubungan dosen, pengelola, dan mahasiswa MAP sangat dekat hasil dari bukan saja kegiatan formal pembelajaran akan tetapi juga kegiatan-kegiatan informal.
Selamat MAP, UNSOED Maju Terus Pantang Menyerah! /hp

Sumber: http://unsoed.ac.id